-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARA SULAWESI | Berita Sulawesi Hari Ini
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Follow us on

    Ada 4 Desa Masuk Kategori Paling Rendah Akses Sanitasi

    SuaraSulawesi.com
    Rabu, 10 Juli 2019, 16:46 WIB Last Updated 2019-08-09T07:10:07Z

    LUWU POS ■ Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Smart merilis 4  Desa paling rendah akses Sanitasi yang layak di Sulsel.

    Hal  yang di maksud yakni STBM dengan jumlah presentasi kurang dari 35 dari jumlah akumatif.

    Salah satu desa yang masuk daftar tersebut yakni Desa Malimbu, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara.

    Bahkan memiliki nilai presentatif hanya pada angka  29,48 persen pling rendah di antara 3 Desa  lainya yang terdaftar dengan nilai terendah.

    Hal itu harusnya menjadi PR bagi masyarakat dan semua stokholder untuk membenahi hal tersebut.

    Desa malimbu, sendiri merupakan salah satu dari beberapa Desa yang secara geografis terletak di bantaran sungai Rongkong.

    Desa Malimbu mendadak terkenal dan dikenal para pemerhati Sanitasi dan penyelnggara Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), bukan karena sebuah prestasi  positif yang di capai namun di karenakan berada pada angka terendah.

    "Terkenal bukan karena prestasi gemilang yang diraih namun karena Desa Malimbu peringkat terakhir Desa yang terendah akses Sanitasinya yang masih dibawa 30%," ungkap Pemerhati Sanitasi, kabupaten Luwu Utara, Ogi pasolang.

    Ogi berharap,  kepada semua pihak untuk terlibat dalam penerepan perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

    "Butuh perhatian dan sinergitas semua pihak dalam mengintervensi/mengedukasi agar Masyarakat dapat menerapkan pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi warga Desa Malimbu," harapnya, hari ini.

    Sekedar di ketahui pada web resmi STBM Smart  4 desa yang dengan presentasi terendah yakni :

    1.Desa Malimbu
         kec  Sabbang
        Lutra 29,48%.

    2. Desa Rewataya
         Kec.Mappakasunggu
         Takalar 30,20 %.

    3. Desa Siteba
         Kec .Walenrang
         Luwu 30,88 %.

    4.  Desa Ledan ,kec
          Basseang Lempe
          Luwu 32,12 %

    Sebelumnya, Kepala Dinkes Luwu, dr Suharkimin mengatakan pola hidup sehat kini mulai dijalankan masyarakat Kabupaten Luwu, terkhususnya jajaran dan masyarakat. Perilaku itu sebagai salah satu upaya mewujudkan dengan desa universal akses sanitasi terbaik secara nasional.

    Hal itu sesuai dengan maktub deklarasi ODF tingkat kabupaten yang bertujuan untuk mencapai universal akses sanitasi 100% pada 2019 se Kabupaten Luwu. Hal itu sesuai amanah Permenkes dan Perbup tentang sanitasi total berbasis masyarakat.

    Sejauh ini, dari 1.363 desa di Sulsel, Kecamatan Bajo telah mampu menyelenggarakan program lima pilar sanitasi menyeluruh di tiga desa secara serentak.

    ■ Redaksi Sulsel: Putri
    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU