-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARA SULAWESI | Berita Sulawesi Hari Ini
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Follow us on

    PT Semen Indonesia Dorong Penetapan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Di Selayar

    SuaraSulawesi.com
    Sabtu, 17 Agustus 2019, 18:21 WIB Last Updated 2019-08-17T11:21:29Z
    PT Semen Indonesia Dorong Penetapan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Di Selayar

    JBN.CO.ID ■ Direktur Engineering dan Proyek PT Semen Indonesia Tri Abdisatrijo menilai, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Contohnya, potensi sumber daya alam (SDA) dan pariwisata.

    Dari sisi sumber daya alam, menurut Tri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Selayar dapat mengembangkan sektor perkebunan dan perikanan.

    “Pemerintah bisa menggali SDA untuk dikembangkan dengan menggandeng BUMN atau pihak swasta dalam pengelolaan produk maupun pemasaran,” ujar dia.

    Sementara itu, dari sisi pariwisata, Tri menilai, Kepulauan Selayar memiliki potensi luar biasa.

    Dia pun mendorong Pemkab Kepulauan Selayar untuk mengembangkan Penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bidang Pariwisata.
    “Selain itu, Selayar ini sudah lumayan bagus dengan adanya penerbangan langsung dari Makassar ke Selayar, keamanan di daerah ini juga lumayan cukup bagus,” imbuh Tri.

    Perlu diketahui, Tri sendiri mengatakan itu seusai menjadi Inspektur Upacara HUT Ke-74 Republik Indonesia di Lapangan Galung, Desa Harapan, Kecamatan Bontosikuyu, Kepulauan Selayar, pada Sabtu (17/8/2019).

    Sebagai informasi, upacara HUT ke-74 RI di Kabupaten Kepulauan Selayar itu merupakan bagian dari program BUMN Hadir untuk Negeri.

    Selain upacara, terdapat berbagai kegiatan lain, seperti pasar murah, penyerahan bantuan corporate social responsibility (CSR) senilai Rp 1,725 miliar.

    Ada juga lomba panjat pinang, balap karung, pencak silat dan tarik tambang dengan total hadiah puluhan juta rupiah.
     
    ■ R-01/ IT/ Media Selayar

    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU