-->

Minggu, 15 Maret 2020

Ogah Dikaitkan Kandidat Tertentu, Mantan Bupati Luwu Utara Ini Angkat Bicara

  Ogah Dikaitkan Kandidat Tertentu, Mantan Bupati Luwu Utara Ini Angkat Bicara


JBN NEWS ■ Nama mantan Bupati Luwu Utara periode 2011-2015, Arifin Junaidi, kembali disebut-sebut dengan kandidat tertentu yang kini bakal maju di Pilkada Luwu Utara 2020.

Namun, lelaki yang akrab disapa Arjuna itu menyatakan sikap netral alias tidak mendukung salah satu kandidat yang akan bertarung.

”Keputusan saya adalah netral di Pilkada. Kalau saya jalan dengan kandidat tertentu, itu karena saya ingin menjaga silaturahmi," katanya, sekaligus menampik pendapat keliru publik tentang sikapnya selama ini.

Menurut Arifin Junaidi, Pilkada hanya sesaat. Baginya, hubungan silahturahmi itu lebih penting guna membina ukhuwah islamiyah dan wathoniyah.

"Bagi saya hubungan silahturahmi itu lebih penting," ujarnya melalui WhatsApp pribadinya, pada Minggu (15/03/2020).

Arifin Junaidi mengakui terkadang risih jika namanya dikaitkan dengan kandidat tertentu. Pasalnya, persepsi publik nanti bisa bermacam-macam. Takut dimanfaatkan, akhirnya dia pun bersikap.

Sebagai mantan bupati, Arjuna menyatakan seluruh calon yang maju nantinya akan didukung. Baik itu, Arsyad Kasmar, Thahar Rum maupun Indah Putri Indriani.

”Semua yang maju tentu ingin membangun daerah. Ini yang terpenting dan perlu didukung. Mereka adalah putra putri terbaik daerah,” urainya.

Melalui media ini, Ia mengingatkan kepada seluruh pendukung dan simpatisan kandidat di pilkada Luwu Utara agar tetap menjaga silaturahmi dan nilai-nilai kekeluargaan.

Pilkada Luwu Utara hampir pasti diikuti tiga pasangan. Mereka adalah Indah Putri Indriani-Suaib Mansyur, Thahar Rum – Rahmat Laguni serta Arsyad Kasmar – Andi Sukma. Sejauh ini, baru Indah Putri Indriani yang sudah mencukupkan syarat kursi untuk maju di pilkada Luwu Utara.

Bupati incumbent itu sudah mendapat rekomendasi dari PAN, Golkar dan beberapa partai lainnya. Sementara Arsyad Kasmar juga mendapat surat tugas dari Partai Hanura dengan empat kursi. Adapun Thahar Rum diusung Nasdem yang punya empat kursi.

Sesuai jadwal, KPU akan membuka pendaftaran calon bupati/wakil bupati pada Juli mendatang. Sementara pencoblosan pada September 2020. 

■ YP/JBN

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SUARA SULAWESI | Berita Sulawesi Hari Ini | All Right Reserved