-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARA SULAWESI | Berita Sulawesi Hari Ini
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Follow us on

    Ketua KNPI Diserang OTK, Begini Kondisinya Saat Ini

    REDAKSI
    Senin, 21 Februari 2022, 19:48 WIB Last Updated 2022-02-21T12:48:34Z

    SUARASULAWESI.com, Jakarta Ketua Umum KNPI Haris Pertama dipukuli orang tak dikenal (OTK) saat hendak makan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, pada Senin (21/2/2022). 

    Dia mengaku dipukuli lebih dari 3 orang dengan menggunakan benda tumpul saat turun dari mobil.

    Akibatnya, Haris Pertama mengalami luka luka di bagian kepala.

    Belum diketahui pelaku maupun motif penyerangan ini. Saat ini Haris Pertama sudah dilarikan ke RSCM untuk mendapatkan perawatan intensif.

    “Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama di serang sekelompok orang tak dikenal (OTK) di restoran GARUDA daerah Cikini, Menteng, Jakarta Pusat,” ungkap pesan yang disebar ke media.

    “Saat ini, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama sedang dilarikan ke RSCM,” lanjut dalam pesan singkatnya.

    Hingga berita ini disiarkan belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian terkait peristiwa penyerangan ini.

    KRONOLOGI:

    Hari Senin tanggal 21 Februari 2022 sekitar pukul 14.10 di parkiran rumah makan Garuda Cikini, setelah turun dari mobil ketua umum Haris pertama di hajar dan dipukul oleh orang tidak dikenal, lebih dari 3 orang, diduga ketua umum sudah diikuti sejak dari rumah, pada saat di parkiran rumah makan Cikini, orang tersebut menghajar Ketum dengan batu dan benda tumpul lainnya.

    Kemudian orang yang menghajar Ketum kabur dengan memakai sepeda motor, ketua umum langsung melapor ke Polsek Menteng untuk membuat laporan sekaligus untuk visum, akan tetapi sampai di Polsek Menteng tersebut, Polisi yang sedang bertugas sedikit lambat menangani laporan Ketua Umum dan malah menyuruh untuk duduk dulu dan akhirnya ketua umum langsung pergi ke IGD RSCM Kencana untuk penanganan medis, karena pelipis dan kepala Ketum sobek dan harus di jahit dan di tangani oleh dokter spesialis di IGD RSCM Kencana. (rls)
    Komentar

    Tampilkan

    BERITA TERBARU