-->

Sabtu, 19 Februari 2022

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar: Saya Lihat Forkopimca Taka Bonerate Sangat Kompak

 Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar: Saya Lihat Forkopimca Taka Bonerate Sangat Kompak


SUARASULAWESI.com, SELAYAR –  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Kepulauan Selayar bersama Forkopimca Taka Bonerate menghadiri coffee morning di pelataran halaman  Mapolsek Taka Bonerate, pada Sabtu (19/2/2022).

Kapolsek Taka Bonerate, Ipda. Hasan, S.Sos mengatakan, coffee morning tersebut menjadi salah satu ajang silaturahmi bersama anggota DPRD kabupaten Kepulauan Selayar yang melaksanakan kunjungan kerja di Dapilnya bersama Forkopimca dan personil Polsek.

"Hanya coffee morning biasa, ngopi sambil bincang-bincang santai bersama kita disini anggota di Polsek Taka Bonerate, pak Camat, pak Danpos dan pemuda. Sekalian bisa melihat langsung kondisi Mapolsek, karena jarang-jarang kita mendapatkan kunjungan anggota DPRD, apalagi yang hadir Wakil Ketua DPRD kabupaten Kepulauan Selayar," ujar Kapolsek.

Hadiri dalam kegiatan coffee morning tersebut Wakil Ketua DPRD kabupaten Kepulauan Selayar, H. Andi Idris, S.Sos., bersama H. M. Suwadi, S.E., Muhammad Ardi dan Camat Taka Bonerate Dian Ady Luhur, S.H.,M.H., Kapolsek Taka Bonerate Ipda. Hasan, S.Sos., Danpos TNI-AD Sertu Rusli serta tokoh pemuda di pulau Kayuadi.

Sedangkan Wakil ketua DPRD kabupaten Kepulauan Selayar, H. Andi Idris, S.Sos, mengatakan secara keseluruhan dari segi pelayanan pemerintahan dan pembangunan di kecamatan Taka Bonerate secara keseluruhan sudah baik. 

"Saya lihat disini pemerintahnya sangat kompak, dari Kepala Desa sampai atas terlihat dari Musrenbang kemarin, terkait usulan-usulan dari para Kepala Desa yang hadir dalam Musrenbang kecamatan. Insyaallah, kita anggota DPRD dari dapil IV akan mengawal dengan baik usulan-usulan tersebut sampai proses pembahasan di Badan anggaran bersama Kepala OPD terkait," kata H. Andi Idris.

Wakil ketua DPRD kabupaten Kepulauan Selayar ini juga berharap usulan kedepan diseimbangkan antara infrastruktur dan pemberdayaan, seperti sosial budaya. Menggali potensi di Desa-desa yang bisa dikembangkan, kemudian diusulkan di Musrenbang dan ditindaklanjuti nantinya di kabupaten. (Tim).

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SUARA SULAWESI | Berita Sulawesi Hari Ini | All Right Reserved