-->

Selasa, 19 April 2022

Tidur Setelah Sahur Tidak Dianjurkan, Berikut Penjelasannya

  Tidur Setelah Sahur Tidak Dianjurkan, Berikut Penjelasannya


SUARASULAWESI.Com, MAKASSAR — Tidur setelah sahur menjadi aktivitas yang banyak dilakukan banyak orang saat ini, terlebih di bulan suci Ramadhan. Umumnya, mereka kembali beristirahat setelah melakukan shalat subuh di rumah maupun berjamaah.

Kebiasaan tersebut kerap di lakukan oleh banyak orang, terlebih mereka masih memiliki waktu supaya dapat beraktivitas dengan bugar.

Namun, hukum tidur setelah sahur harus di perhatikan baik oleh umat muslim yang menjalankan ibadah sahur saat masuk bulan Ramadhan. Di anjurkan untuk tidak tidur setidaknya tiga jam setelah sahur.

Para ahli mengatakan sebaiknya mengisi waktu dengan beberapa kegiatan seperti mengaji, membersihkan rumah atau kegiatan lain yang lebih bermanfaat. Selain itu, tidur setelah sahur juga menimbulkan banyak resiko kesehatan bagi tubuh.

Di antaranya, dapat menyebabkan asam lambung naik. Hal tersebut di karenakan sistem pencernaan menjadi sulit mencerna makanan yang kita makan saat sahur. Tubuh akan kehilangan waktunya untuk mencerna makanan yang masuk ke dalamnya dengan baik.

Secara umum, tidur setelah sahur memang tidak di larang dalam Islam dan di perbolehkan.

Meski demikian, tidur setelah shalat Subuh sebaiknya tidak untuk di lakukan karena hal tersebut termasuk makruh.

Selain bersifat makruh, tidur setelah sahur juga tidak di anjurkan, terlebih waktu subuh merupakan waktu turunnya berkah dan rezeki, jika tidur maka tidak mendapatkan berkah ini.

Dalam surah Ali Imran, Allah berfirman bahwa;

الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِين وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ

Artinya: Merekalah orang-orang yang penyabar, jujur, tunduk, rajin berinfak dan rajin istighfar di waktu sahur.

Dalam surah Al-Dzariyat, Allah juga berfirman;

وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Artinya: Dan di waktu sahur, mereka senantiasa memohon ampunan (beristighfar).

Kedua, Nabi SAW dan para sahabatnya menggunakan waktu setelah makan sahur untuk menunggu datangnya waktu shalat Shubuh, bukan untuk tidur.

Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas, dia berkata;

تَسَحَّرْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ قُلْتُ كَمْ كَانَ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالسَّحُورِ قَالَ قَدْرُ خَمْسِينَ آيَةً

Artinya: Kami bersahur bersama Rasulullah Saw, kemudian beliau pergi untuk shalat. Lantas saya bertanya kepada Nabi Saw; Berapa lama antara adzan dan sahur? Nabi SAW menjawab: Sekitar 50 ayat.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SUARA SULAWESI | Berita Sulawesi Hari Ini | All Right Reserved