TK Ananda Menggelar Pentas Seni dan Pelepasan Anak Didik Angkatan XX TA.2023-2024

SUARASULAWESI.COM, MAKASSAR - Taman Kanak-Kanak (TK) Ananda menggelar Pentas Seni dan Pelepasan Anak Didik TK Ananda Angkatan XX TA. 2023-2024 sebagai tanda akhir proses belajar siswa dan akan melanjutkan ke jenjang SD. Bertempat di salah satu Hotel di wilayah Kota Makassar, Minggu (02/06/2024) pagi.

Berbagai pentas seni anak dan penampilan orangtua murid menjadikan acara ini meriah dan penuh makna.
Selain dihadiri siswa dan guru, acara ini juga dihadiri Perwakilan Yayasan Pelita Bangsa Hj. Nurwaty Tajang Badawi, Pengawas TK Kec. Tamalate Hj. Sumarsih, S.Pd, Ketua Komite Sekolah Soraya Husain dan para orangtua murid.

Dalam sambutan Kepala Sekolah TK Ananda Fitriani, S.Si, S.Pd, Gr, bersama anak-anak adalah masa yang penuh petualangan yang menghadirkan pengalaman dan proses baru dalam berpikir serta bersikap memahami banyak hal tentang dunia.

Di tahun ajaran 2023-2024 ini, TK Ananda telah melaksanakan proses reakreditasi sekolah dan alhamdulillah mendapatkan hasil yang sangat luar biasa. Hal ini tidak terlepas dari kerja keras para guru-guru serta Komite sekolah sehingga bisa mendapatkan predikat akreditasi A.

"Ada banyak program kegiatan yang dilaksanakan selama dalam pelajaran diantaranya, Keluarga Merdeka yang bertujuan untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang mana dalam pelaksanaannya melibatkan kedua orangtua anak didik. Selain itu, ada kegiatan edukatif seperti Panggung Ceria TK Ananda, Satu Anak Satu Tanaman serta program Semat (Sedekah Jum'at), untuk Sedekah Jum'at di semester satu kita telah memberikan donasi kepada saudara yang ada di Palestina dengan jumlah Rp.1.650.000. selanjutnya untuk program Jum'at semester dua donasinya kita akan berikan ke salah satu masjid yang sementara proses renovasi yang ada di wilayah dekat sekolah," urainya.

Pada kesempatan ini, Kepala Sekolah mewakili para guru dan ustadz TK Ananda mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas suksesnya acara Pentas Seni dan Pelepasan Anak Didik TK Ananda.

Diakhir sambutannya, perempuan yang akrab disapa Fitri menghaturkan permohonan maaf atas segala kesalahan serta kekurangan baik lisan atau perbuatan serta mengucapkan selamat kepada anak-anak yang sebentar lagi akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang selanjutnya. "Semoga yang telah berlalu akan menjadi kenangan indah yang mewarnai perjalanan hidup kita dan berharap perpisahan ini bukan akhir dari segalanya," pungkasnya.

Masih ditempat yang sama, Syamsul Alam, S.Pd, Gr, M.Pd, mewakili orangtua murid mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para guru dan ustadz TK Ananda atas ketekunan, kesabaran dan ketelatenannya mengajari anak-anak kami dalam memberikan pendidikan dengan baik.

"Kenapa saya memilih TK Ananda, karena ada kwalitas yang terbaik di sekolah tersebut," ucapnya menambahkan.

Syamsul Alam juga mengajak kepada seluruh orangtua yang hadir agar selalu memberikan rasa kepedulian yang besar terhadap anak-anak, tentunya dengan menyekolahkannya ke sekolah SD yang baik sehingga mereka dapat mempersiapkan diri menjadi anak yang nantinya akan mengabdi kepada kedua orangtua, masyarakat, bangsa dan negara," tutupnya.

Sementara itu, Pengawas TK Kec. Tamalate Hj. Sumarsih, S.Pd sangat mengapresiasi kepada semua komponen yang ada di sekolah TK Ananda,

"Kita patut berterima kasih kepada Kepala Sekolah dan para guru TK Ananda yang telah bersedia mengajari anak-anak kita yang masih usia dini dan belum mengerti apa-apa, namun mereka (para guru, red-) dengan semangat, sabar serta penuh tanggungjawab melaksanakan tugas mulia ini," ujarnya.

"Anak didik di usia dini ini ibaratnya sebuah botol yang berisi air yang jernih dan tidak berwarna, maka dengan tangan-tangan dingin para guru di sekolah yang meneteskan warna pada gelas sehingga berubah warna sesuai dengan tetesan yang mereka berikan," tambahnya.

Olehnya itu, saya menghimbau kepada orangtua yang ingin menyekolahkan anaknya untuk mendaftarkannya sesegera mungkin di sekolah TK Ananda ini.

"TK Ananda ini sangat luar biasa. Selain sudah mencetak angkatan ke XX, kwalitas pembelajarannya tidak diragukan lagi. Dengan berakreditasi A tentu para guru-gurunya mempunyai pengalaman luar biasa dalam mendidik anak-anak kita," terangnya.

Sumarsih juga mengatakan bahwa kurikulum telah memerdekakan anak-anak dalam belajar, kata lain kurikulum tingkat paud dikenalnya dengan merdeka bermain karena proses pembelajaran yang bertujuan agar anak memiliki persepsi bahwa belajar itu menyenangkan bukan memberatkan.

Ia menambahkan, tanggungjawab pendidikan tidak hanya pada pemerintah melainkan juga pada orangtua dan masyarakat. "Untuk pengetahuan dan keterampilan bisa jadi peranan sekolah yang lebih banyak, namun sikap atau perbuatan itu harus lebih banyak bimbingan orangtua dan masyarakat," tegasnya menutup.



(*Rz)
Lebih baru Lebih lama