-->

SULAWESI NEWS

Ads

SULSEL

SULTENG

BANTAENG

MAKASSAR RAYA

Jumat, 13 Mei 2022

Pendampingan Pranikah Dapat Cegah Stunting Di Bulukumba


SUARASULAWESI.COM | Bulukumba - Untuk mendukung kinerja tim percepatan penurunan Stunting, maka perlu dilakukan kerjasama dan kolaborasi lintas sektor. Sebab menyiapkan generasi terbaik merupakan tanggung jawab bersama.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk KB, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, dr. Wahyuni menyebutkan salah satu permasalahan yang melatar-belakangi terjadinya Stunting bermula dari masa kehamilan sampai usia anak dua tahun. Di fase inilah masa krusial bagi orang tua wajib memperhatikan asupan gizi. 

Oleh karena itu, untuk mencegah Stunting lebih dini, maka diperlukan langkah dari hulu dengan melakukan pendampingan para calon pengantin selama 3 bulan pranikah. 

"Melalui pendampingan pranikah ini, calon pengantin akan siap kondisi kesehatannya, siap untuk hamil dan siap melahirkan anak yang sehat," kata Wahyuni pada acara Penandatanganan Komitmen Bersama di Ruang Pola Kantor Bupati, Jumat 13 Mei 2022.

Dikatakan, dalam proses pendampingan ini, pihaknya kerjasama dengan Kantor Kementerian Agama dan jajajarannya di Kantor Urusan Agama (KUA) seluruh kecamatan. 

dr. Wahyuni juga menyebut pihaknya juga telah menyiapkan tim pendamping yang akan melayani para calon pengantin di seluruh desa kelurahan.

"Banyak cara untuk mencegah Stunting, salah satunya pencegahan dari hulu dengan mempersiapkan calon pengantin yang sehat 3 bulan sebelum menikah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi adanya kekurangan gizi atau anemia. Proses pemeriksaan kesehatan juga sifatnya gratis," bebernya.

Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf mengapresiasi terobosan pencegahan Stunting dari hulu tersebut. Ini penting kata Edy Manaf dalam rangka melahirkan generasi muda Bulukumba yang lebih sehat dan cerdas ke depan. 

"Program ini adalah investasi untuk generasi mendatang," kata Edy Manaf yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting.

Menurutnya, program kelihatan sederhana, namun sangat berdampak untuk mencegah terjadinya Stunting, sekaligus mendeteksi kondisi para calon pengantin.

Setelah penandatanganan komitmen ini, Edy Manaf meminta semua yang terlibat sudah harus bergerak untuk implementasi di lapangan secara terpadu, dan memperkuat koordinasi sehingga program ini bisa lebih efektif.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama, H.M. Yunus menyebutkan, pihaknya siap melaksanakan kerjasama dalam rangka mempersiapkan calon pengantin untuk siap mendapatkan keturunan yang sehat.

Persyaratan untuk pemeriksaan kesehatan bagi para calon pengantin, lanjutnya bukan menjadi menjadi persyaratan yang dapat menunda pelaksanaan nikah. Namun lebih kepada melihat kondisi kesehatan calon pengantin untuk kemudian diberikan treatment agar kesehatan calon pengantin lebih sehat sebelum masuk di jenjang pernikahan. 

"Jadi kami hanya memberikan persyaratan saat pendaftaran urusan nikah. Nanti tim yang melakukan edukasi dan pendampingan kepada calon pengantinnya," ungkap Yunus 

Pada kesempatan tersebut disaksikan Wakil Bupati, para camat dan kepala KUA se Kabupaten Bulukumba menandatangani Komitmen Bersama Penurunan Stunting dari hulu.

Salah satu point yang tercantum dari komitmen bersama itu berbunyi : Petugas KUA/Penyuluh agama menginformasikan, menghimbau dan memastikan kepada calon Pengantin terutama Calon Pengantin Perempuan agar melakukan pemeriksaan Kesehatan yaitu meliputi ukuran antropometri tinggi badan, berat badan, dan lingkar lengan atas dan HB (kadar haemoglobin) untuk mengetahui apakah Calon Pengantin perempuan kekurangan gizi atau anemia. (Dul/red)

Jumat Bersih, Bhabinkamtibamas Polsek Ujung Bulu Ikut Gotong Royong Bersihkan Saluran Air


SUARASULAWESI.COM | Bulukumba - Selaku pengemban tugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), harus bisa dekat dan turut membaur dalam kegiatan warganya. 

Inilah yang menjadi pegangan Aipda Irwan selaku personil Bhabinkamtibmas Kelurahan Loka Polsek Ujung Bulu yang senantiasa aktif ikut bekerja bakti bersama warga.

Seperti pada pagi ini, Jumat, ( 13/05/22) Aipda Irwan bersama warga bergotong royong melaksanakan kerja bakti untuk menggali saluran air, menyapu pinggir jalan dan lainnya.
 
“Penggalian saluran air ini dilakukan agar pada waktu turun hujan yang lebat air tidak membanjiri jalan, dan dapat mengalir dengan lancar. Berkat kerjasama dari warga pekerjaan ini dapat selesai dengan lebih cepat,” ujar Aipda Irwan

Terkait kegiatan anggotanya ini, Kapolsek Ujung Bulu Akp H. Nuryadin  menyambut dengan positif, “Apa yang telah dilakukan oleh Bhabinkamtibmas bersama warga sangat positif dan sebagai ujung tombak Kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Bhabinkamtibams harus bisa menjadi teladan yang baik bagi warga serta aktif membaur dalam setiap kegiatan warga binaannya,” pungkas Kapolsek. (Dul/Red)

Lantik Pengurus FKBPD, Ini Pesan Penting Bupati Bantaeng


SUARASULAWESI.COM | BANTAENG - Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin melantik pengurus Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (FKBPD) dan Perempuan Kawal Desa (Perkasa) di Balai Kartini, Kamis, 12 Mei 2022. Kedua lembaga ini adalah forum komunikasi untuk mengawal program-program pemerintah di tingkat desa.

Ketua FKBPD, Arifuddin mengatakan, FKBPD ini berjumlah 365 orang yang terdiri dari 242 orang laki-laki dan 114 orang perempuan. Organisasi ini dibentuk untuk membangun persepsi demi menjaga marwah pemerintahan di tingkat desa. 

"Kami lahir bukan karena ingin bersaing dengan organisasi lainnya. Kami ingin menjaga marwah pemerintah desa dan menjadi bagian dari pembangunan di Bantaeng. Pada prinsipnya, kami hadir untuk menjadikan Bantaeng lebih baik," jelas dia. 


Ketua Perkasa Bantaeng, Hartuti mengatakan, Perempuan Kawal Desa (Perkasa) sendiri hadir untuk meneruskan dan menjaga kebaikan-kebaikan yang ada di desa. Program-program pemerintah akan terus dijaga untuk keberlangsungannya.

"Kami hadir untuk ikut menebarkan kebaikan-kebaikan yang telah kita lakukan bersama. Kita ketahui bersama, ada banyak kebaikan yang telah menasional hingga saat ini," jelas dia. 

Dia menambahkan, Perkasa Bantaeng adalah yang pertama di Kawasan Indonesia Timur (KTI). Bahkan, ada dua daerah di Jawa yang menjadikan Perkasa Bantaeng sebagai percontohan. 

"Kita patut berbangga, karena Perkasa di KTI ini dimulai dari Bantaeng. Kami sudah bertemu dengan pemerintah pusat. Izin pak Bupati, pak Dirjen titip salam untuk kita," kata dia.

Dia mengatakan, Perkasa Bantaeng ini lahir atas inisiasi sendiri. Hal inilah yang membuat Perkasa Bantaeng berbeda dengan daerah lainnya. 

Dia menambahkan, program-program Perkasa Bantaeng akan banyak fokus pada gerakan membawa isu perempuan dan anak di tingkat desa. Pemberdayaan perempuan dengan melibatkan pemerintah desa sebagai mitra strategis. 

"Kami akan senantiasa menjaga kebersamaan ini dan membangin sinergitas yang baik dengan pemerintah," jelas dia. 

"Kami tidak ingin sekadar menjadi pelengkap. Kami akan mencoba bekerja untuk kebaikan-kebaikan di Bantaeng saat ini dan kebaikan untuk masa mendatang," jelas dia.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin memberikan apresiasi terhadap kehadiran kedua lembaga ini. Dia menyebut, lembaga ini akan menjadi sebuah lembaga yang memiliki integritas demi menjaga marwah pemerintah desa.

"Jangan pikirkan kalian ini saingan atau bukan. Tetap saja bekerja, berbuat hal yang baik. InshaAllah kita akan berada di titik yang sama," jelas dia.

Dia juga mengajak kepada semua pengurus untuk senantiasa forum ini bisa menjadi sebuah penguatan kelembagaan. 

"Saya sangat yakin, potensi yang ada ini dapat menghadirkan penguatan terhadap kelembagaan di desa," jelas dia.( Dul/red)

Hari Ini Ke Poso, Panglima TNI Dukung Gagasan Gubernur Sulteng


SUARASULAWESI.COM | PALU - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mendukung gagasan Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura untuk melibatkan unsur TNI dan Polri dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki Sulteng. 

"Harus didukung Pak Kapolda dan Pak Danrem agar bisa terwujud," kata Panglima dalam pertemuan dengan Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura bersama unsur Forkopimda Sulteng di ruang kerja Gubernur, Kamis, 12 Mei 2022.

Panglima TNI mengatakan, TNI ada TMMD yang perlu dimanfaatkan oleh pemerintah kabupaten dan kota. "Pemda tidak bayar kami lagi. Pemda hanya siapkan bahan proyeknya dan lokasinya disiapkan pemda," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura  mengajak unsur TNI dan Polri bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memberdayakan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki daerah ini, seperti rumput laut dan udang vaname. 

"Ke depan kami mengharapkan kehadiran Panglima dan Kapolri untuk menyaksikan penandatanganan MOU pemerintah daerah bersama TNI dan Polri untuk dukungan pemberdayaan masyarakat dalam rangka  peningkatan ekonomi anggota TNI dan Polri dan pemberdayaan masyarakat," kata Gubernur. 

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa berada di kota Kaledo dalam rangka kunjungan kerja. 

Menurut rencana Panglima TNI dan rombongan akan menuju Poso hari Jumat, 13 Mei 2022 besok. 

Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutan Gubernur dan jajarannya. "Saya melihat kondisi ke lapangan, datang ke wilayah ini,  apalagi di wilayah ini ada operasi yang kami lakukan untuk menjaga keamanan," kata Panglima.(red)

Rabu, 11 Mei 2022

Lantik Pengurus TP PKK Kecamatan Benteng dan Kecamatan Pasimasungu Timur, Ini Pesan Bunda Hj Andi Dwiyanti Musrifah Basli


SUARA SULAWESI, SELAYAR – Selain dapat merealisasi pelaksanaan 10 program pokok PKK sampai ke tingkat Desa, pengurus TP PKK Kecamatan harus aktif turun ke lapangan guna memberdayakan program PKK sampai ke Desa, apakah sudah berjalan dengan baik atau belum.

Demikian arahan dan harapan tersebut disampaikan Bunda Hj Andi Dwiyanti Musrifah Basli SE, MM, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Selayar pada acara Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Benteng dan Kecamatan Pasimasungu Timur, pada Selasa (10/5).

Menurutnya, Tugas sebagai Ketua TP PKK di semua jenjang adalah pengabdian dan modal besarnya adalah kemauan, kepedulian dan kerja ikhlas.

"Saya sangat yakin bahwa modal besar tersebut ibu-ibu sudah miliki semua dan akan menjadi pegangan dalam melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.

Oleh sebab itu, Bunda Hj Andi Dwiyanti Musrifah Basli mengharapkan agar pengurus inti TIM TP PKK merealisasi pelaksanaan 10 program pokok PKK sampai ketingkat Desa hingga dapat berjalan sebagaimana harapan kita bersama.

Tak hanya itu, Bunda Hj Andi Dwiyanti Musrifah Basli menyebut bahwa pelantikan ini juga merupakan momentum strategis untuk menumbuhkan semangat baru bagi segenap anggota dan kader-kader PKK di wilayah masing-masing.

"Saya sangat optimis bahwa dengan dukungan dan kerjasama dari seluruh pengurus dan jajaran TIM Penggerak PKK di sini dapat terlaksana dengan baik," katanya.

Pada bagian akhir pengarahannya, Bunda Hj Andi Dwiyanti Musrifah Basli meminta kepada Ketua Tim Penggerak PKK yang baru dilantik agar senantiasa membangun komunikasi dan koordinasi dengan tim penggerak PKK Kabupaten dan TP PKK Desa di wilayahnya masing-masing.

"Berdayakan pengurus dan aktif turun ke lapangan untuk melihat dan memastikan apakah program-program PKK di Desa sudah berjalan dengan baik," pungkasnya.

Selanjutnya, kepada pengurus yang baru di lantik Bunda Hj Andi Dwiyanti Musrifah Basli menyampaikan, selamat bekerja dan berkarya untuk kemajuan Gerakan PKK di Kabupaten Kepulauan Selayar, terkhusus di Kecamatan masing-masing. (red)

Minggu, 01 Mei 2022

9 Perukyah Menyatakan Melihat Hilal, Pemerintah Tetapkan 1 Syawal Pada 2 Mei 2022


SuaraSulawesi.com | JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan 1 Syawal 1443 H tepat pada hari Senin, 2 Mei 2022.

Proses penetapan dilakukan Kemenag yang didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, Minggu (1/5).

“Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1443 H jatuh pada hari Senin, 2 Mei 2022,” ujar Menag dalam konferensi pers yang digelar usai Sidang Isbat 1 Syawal 1443 H.  

Menag mengungkapkan bahwa keputusan itu didasarkan pada 2 hal, yakni mendengar paparan Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kemenag.

Tim itu menjelaskan bahwa ketinggian hilal di seluruh Indonesia berada pada posisi 4 derajat 0, 59 menit sampai dengan 5 derajat 33,57 menit.

Selain itu, dijelaskan Yaqut, parameter elongasi geosentrik berkisar antara 5,2 derajat sampai dengan 7,2 derajat. Sementara rentang elongasi toposentris berada pada kisaran 4,9 derajat sampai dengan 6,4 derajat.

Dasar kedua, Kemenag telah melaksanakan pemantauan atau rukyatul hilal pada 99 titik di Indonesia.

Pihaknya, kata Yaqut, telah mendengar laporan dari sejumlah perukyah hilal yang bekerja di bawah sumpah pengadilan agama Kabupaten/Kota setempat, mulai dari provinsi Aceh hingga Papua.

Adapun perukyah yang menyatakan telah melihat hilal, sebagai berikut:

1. Kiai Su'udul Azka (54), Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda, Sumberwudi, Kab Lamongan, Jawa Timur
2. Imam Hambali (50), Penyelenggara Syariah Kankemenag Lamongan, Jawa Timur
3. Inwanuddin (46), Guru Agama, Kab Gresik, Jawa Timur
4. Syamsul Fuad (53), Guru Agama, Kab Gresik, Jawa Timur
5. Solehudin (54), Guru Agama, Kab Gresik, Jawa Timur
6. Jamaludin Malik (52), PNS Kanwil Kemenag NTB
7. Andi Pangerang Hasanudin (29), Peneliti Astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Kab Jombang, Jawa Timur
8. Lutfi Fuadi (50), karyawan swasta, Kab Jombang, Jatim
9. Jamaat (48), Analis Kebijakan Ahli Muda, Kanwil Kemenag Kalimantan Barat, Sungai Raya, Kalimantan Barat

Sidang Isbat Awal Syawal 1443 H ini digelar secara daring dan luring dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hadir secara fisik dalam Sidang Isbat Awal Syawal 1443 H/2022M Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Ketua MUI KH Abdullah Jaidi, serta Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin.

Tampak hadir pula beberapa perwakilan Duta Besar negara sahabat serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam. 

Kamis, 28 April 2022

Ratusan Calon Penumpang Terlantar, Suharlim Sayangkan Pelayanan Pihak ASDP


SUARASULAWESI.Com, Selayar - Pemuda asal Pasilambena, Suharlim menyayangkan pelayanan yang tidak memuaskan dari pihak ASDP. Pasalnya, ratusan calon penumpang terpaksa terlantar akibat pembatalan keberangkatan Ferry Takabonerate, pada Kamis, (28/4/2022) pagi.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh petugas ASDP, bahwa Ferry Takabonerate ternyata sudah penuh kuota penumpangnya sejak dari berangkat Bira. Oleh sebab itu, sehingga tidak lagi menerima penumpang tambahan dari Selayar dengan tujuan lima kecamatan kepulauan.

Lantaran informasi pembatalan itu sehingga memicu perdebatan, pasalnya dinilai terlambat dan masyarakat sudah terlanjur dipersilahkan mengantri tiket serta menunggu di terminal pelabuhan.

"Banyak warga sudah dari pagi antri ambil tiket, dan rela berpanas ria menunggu jam keberangkatan, tapi ternyata kuotanya sudah full," ungkap Suharlim dengan nada kecewa.


Bukan apanya, kata dia, semestinya pihak terkait menginformasikan sedari awal, jika kuota penumpang kapal Ferry itu sudah full sejak dari Bira dan tidak lagi menerima penumpang tambahan dari Selayar.

"Ini kan menunjukkan tidak ada koordinasi yang baik antara pihak kapal dan petugas pelayanan tiket di bawah, sehingga kita di suruh antri terus dan menunggu dipersilahkan masuk ke dermaga," jelas pria yang akrab disapa Bung Harlin.

Ia menambahkan, seharusnya kita diinformasikan dari tadi kalau sudah full kan, jadi kita tidak menunggu mi lama-lama juga, apalagi memang sudah full sejak dari Bira, harusnya tidak perlu ada pelayanan tiket.

Atas insiden ini, warga Pasilambena dan Pasimarannu mesti menunggu jadwal Pelni yang akan berangkat, pada Sabtu pagi (30/4/2022). 


Kendati demikian, Suharlim juga meminta pemerintah mengevaluasi kinerja ASDP dan petugas lainnya yang dianggap tidak mampu berkoordinasi dengan baik. 

"Ini perlu dievaluasi, bukan kali pertama pelayanan di pelabuhan menuai sorotan, termasuk loket pelayanan tiket juga perlu di tambah. Bayangkan kalau penumpang menumpuk, sementara loketnya hanya 1, maka berdempetan orang disitu, ini juga menjadi dilema pelayanan kita di tengah pandemi," pungkasnya. 

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak ASDP Pelabuhan Benteng, Selayar. (Tim).

Kades Patikarya Salurkan BLT Dana Desa Kepada 115 KPM


SUARASULAWESI.Com, Selayar - Pemerintah Desa (Pemdes) Pemdes Patikarya, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap kedua di Kantor Desa Patikarya, Rabu 27 April 2022

Sebelumnya, Pemdes Patikarya juga telah menyalurkan BLT-DD tahap pertama pada Kamis 07 April 2022 lalu.

Penerima bantuan berupa uang tunai senilai Rp 300 ribu per Kepala Keluarga (KK) perbulanya sebagai akibat dari dampak pandemi Covid-19. Sebanyak 115 Kepala Keluarga (KK) mendapat bantuan di desa ini.

Kepala Desa Patikarya Nursiah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Desa Patikarya  adalah desa yg pertama dari 81 Desa di Kabupaten Kepulauan Selayar menyalurkan BLT tahap 2 untuk bulan April. 

"Penyaluran Tahap 2 BLT DD ini tak lain Ini adalah berkat perjuangan dari teman teman perangkat desa dan dibantu oleh para pendamping desa,"ucap Kades Patikarya.

Ia juga berpesan saya mengharapkan kepada semua penerima BLT agar bisa dimanfaatkan dengan baik apalagi menjelang lebaran idul Fitri ini.

Dalam penyaluran turut hadir dalam penyaluran BLT-DD diantaranya ketua BPD Desa Patikarya Andi Muhtar dan Pendamping Desa Sukri Sukiman, Muhammad tasdim, Muh Safri dan Bripka Muh. Nasrung sebagai bhabinkamtibmas desa. (Tim BDS).

Rabu, 27 April 2022

BRI Gelar 'Indahnya Bersilaturahmi di Bulan Yang Suci', Ini Tujuannya


SuaraSulawesi.com | SELAYAR – Kalimat "Indahnya Bersilaturahmi di Bulan Yang Suci" jadi tema pertemuan silaturahmi Ramadhan 1443 H yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama instansi di BRI Kantor Cabang Benteng Selayar, pada Rabu (27/4/2022). 

Pemimpin Cabang BRI Benteng Selayar, Yoga Setyawan dalam kesempatan ini juga menyerahkan cinderamata perpisahan kepada, Sunaryo Kepala KPPN Benteng yang pindah tugas ke KPPN Bengkulu. 

Yoga Setyawan, menyampaikan kalau BRI Kantor Cabang Benteng Selayar mengadakan buka puasa bersama instansi, dengan maksud dapat mempererat hubungan silaturahim antar instansi. Sehingga kolaborasi dapat berjalan dengan baik, jelas Yoga Setyawan. (Tim).

Puji Kinerja Kadis PMD, Desa Bonto Marannu Lolos Verifikasi Kementerian Desa


SuaraSulawesi.com | SELAYAR – Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan prestasinya setelah dinyatakan lolos verifikasi oleh Tim dari Kementerian Desa untuk tahap pertama di antara 54 desa se Indonesia yang ditarget untuk dibuatkan Perjanjian Kerja Sama.

Kepada Wakil Bupati Kepulauan Selayar Saiful Arif, Joko Priatna yang didampingi anggota tim-nya Wahid Ilham dan Siti Khodijah, menambahkan bahwa Desa Wisata yang ditarget secara nasional sebanyak 137 desa. 

Namun yang direncanakan tahap pertama menandatangani Perjanjian Kerjasama hanya 54 desa, dua di antaranya telah dinyataksn Lolos verifikasi, yakni Desa Bonto Marannu di Kecamatan Bonto Manai, bersama Desa Balai Gede Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

Bentuk apresiasi dari Kementerian Desa terhadap desa yang memenuhi syarat adalah Home Stay dan Kedai, masing masing 1 unit.

Kepada awak media, Wakil Bupati Kep. Selayar Saiful Arif, pada Rabu (27-4) sore menyatakan, Ketua tim monitoring dan verifikasi dari Kementerian Desa Drs. Joko Priatna, M. Si (Analis Pengembangan Sarana dan Prasarana), tadi siang beraudiensi ke ruangan saya. 

Joko menyatakan kegembiraannya atas kinerja Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Irwan Baso.     
     
Desa Bonto Marannu, lanjut Saiful, merupakan desa yang terus berbenah, sehingga lolos dan berhak menandatangani Perjanjian Kerja Sama tahap pertama Mei mendatang.(TIM)

LUWU RAYA

SELAYAR

MAROS

BULUKUMBA

SOPPENG

© Copyright 2019 SUARA SULAWESI | Berita Sulawesi Hari Ini | All Right Reserved