BREAKING NEWS

Transformasi Ekonomi Warga Maccini Sombala: POKDAKAN MAPAN Sukses Panen Perdana Nila dengan Keramba Jaring Apung

SUARASULAWESI.COM, MAKASSAR — Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) MAPAN menorehkan capaian strategis dalam penguatan ekonomi kerakyatan melalui keberhasilan panen perdana budidaya ikan nila menggunakan sistem Keramba Jaring Apung (KJA). Kegiatan ini memanfaatkan potensi anak Sungai Jeneberang yang melintasi Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, dan menjadi tonggak penting pengembangan ekonomi berbasis kemandirian masyarakat.

Panen perdana tersebut menandai transformasi pemanfaatan sumber daya alam lokal yang selama ini belum tergarap optimal. Melalui pengelolaan yang terencana dan profesional, budidaya KJA kini hadir sebagai model pemberdayaan ekonomi baru yang berkelanjutan di wilayah pesisir perkotaan.

Ketua POKDAKAN MAPAN, Mapparenta Hasan, menegaskan bahwa inisiatif ini lahir dari komitmen kolektif warga untuk memastikan setiap potensi alam memberikan nilai tambah nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin memastikan tidak ada potensi yang terabaikan. Budidaya ini dikelola secara profesional agar benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi warga serta selaras dengan program Urban Farming Pemerintah Kota Makassar,” ujar Mapparenta, Minggu (18/1).

Dukungan Pemerintah dan Aspirasi Subsidi Pakan

Keberhasilan panen perdana dari bibit mandiri sebanyak 25.000 ekor ini turut mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan daerah ini dinilai memberikan motivasi dan kepercayaan diri bagi para pembudidaya, khususnya pada fase awal yang penuh keraguan terhadap prospek ekonomi usaha KJA.

Meski demikian, tantangan utama masih dihadapi pada tingginya biaya produksi, khususnya pakan. Asfar S, pembudidaya sekaligus Pembina POKDAKAN MAPAN, menyampaikan bahwa biaya pakan menyerap hingga 80 persen dari total modal usaha.

“Jika sektor pertanian mendapatkan subsidi pupuk melalui kebijakan negara, kami berharap sektor budidaya perikanan air tawar juga memperoleh perhatian serupa, terutama melalui program subsidi pakan. Ini penting agar usaha budidaya dapat tumbuh lebih kompetitif dan berkelanjutan,” tegas Asfar.

Dorong Hilirisasi dan Penguatan UMKM Lokal

Tidak berhenti pada aspek produksi, POKDAKAN MAPAN juga menargetkan pengembangan sektor hilir melalui pengolahan hasil panen. Langkah ini diarahkan untuk menghidupkan UMKM lokal dan memperluas rantai nilai ekonomi di Kelurahan Maccini Sombala.

“Kami optimistis budidaya ini akan menjadikan Maccini Sombala sebagai salah satu sentra ekonomi baru. Dengan pengelolaan yang profesional, produk olahan ikan nila akan membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” tambah Asfar.

Melalui sinergi antara partisipasi aktif masyarakat, tata kelola profesional, serta dukungan pemerintah, budidaya Keramba Jaring Apung di Kelurahan Maccini Sombala diharapkan menjadi model percontohan bagi wilayah lain dalam mewujudkan ketahanan pangan, kemandirian ekonomi, dan pembangunan berbasis potensi lokal.


POKDAKAN MAPAN




Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image