BREAKING NEWS

Tebar Sukacita Imlek, Lapas Kelas I Makassar Serahkan Remisi Khusus dan Perkuat Semangat Pembinaan Humanis

SUARASULAWESI.COM, MAKASSAR - Dalam rangka memperingati Hari Raya Imlek, Lapas Kelas I Makassar memberikan Remisi Khusus kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Konghucu. Kegiatan penuh makna tersebut dilaksanakan di Aula Lapas Kelas I Makassar pada Selasa (17/8), dan berlangsung dengan khidmat, tertib, serta sarat suasana kebersamaan.

Kegiatan penyerahan remisi dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, didampingi jajaran pejabat struktural, di antaranya Kepala Bidang Pembinaan Jimmy Rahmat Tumengkol serta Kepala Seksi Registrasi A. Asnidar Aziz, bersama seluruh staf dan pegawai. Remisi Khusus Imlek diserahkan secara simbolis oleh Sutarno kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemberian remisi ini merupakan hak warga binaan yang diberikan oleh negara sebagai bentuk apresiasi atas perilaku baik, kepatuhan terhadap tata tertib, serta partisipasi aktif dalam program pembinaan yang diselenggarakan oleh lapas. Momentum Hari Raya Imlek menjadi waktu yang tepat untuk menegaskan bahwa sistem pemasyarakatan menjunjung tinggi prinsip keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Dalam sambutannya, Sutarno menegaskan bahwa remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, melainkan simbol kepercayaan negara terhadap proses perubahan diri warga binaan.

“Remisi Khusus Hari Raya Imlek ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak-hak warga binaan. Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berperilaku baik, mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Sutarno.

Ia juga menambahkan bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berorientasi pada pengurangan masa pidana, tetapi lebih jauh bertujuan membentuk karakter, meningkatkan kesadaran hukum, serta memperkuat nilai-nilai spiritual.

“Perayaan hari besar keagamaan seperti Imlek menjadi ruang refleksi bagi kita semua. Ini bukan hanya tentang perayaan, tetapi tentang makna perubahan, harapan baru, dan komitmen untuk menjadi insan yang lebih baik. Lapas Makassar berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Setelah prosesi penyerahan remisi, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah dan perayaan Imlek yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting secara nasional. Warga binaan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan, sebagai bentuk penguatan spiritual sekaligus mempererat kebersamaan antar sesama warga binaan maupun dengan petugas pemasyarakatan.

Suasana kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini mencerminkan semangat toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman di lingkungan lapas. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan, karena keberhasilan pemasyarakatan tidak hanya diukur dari aspek administratif, tetapi juga dari perubahan sikap dan pola pikir warga binaan.

Melalui pemberian Remisi Khusus Hari Raya Imlek ini, Lapas Kelas I Makassar kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada pemulihan dan reintegrasi sosial. Diharapkan, momentum Imlek tahun ini membawa semangat baru bagi seluruh warga binaan untuk melangkah menuju masa depan yang lebih cerah dan penuh harapan.
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image