Warga Minasa Upa Bergerak, Dukung Program Wali Kota Appi Wujudkan Makassar Bebas Sampah 2029
SUARASULAWESI.COM, MAKASSAR – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus tumbuh di Kota Makassar. Salah satu buktinya terlihat dari aksi nyata warga RT 02 RW 14, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, yang secara gotong royong melakukan pemilahan sampah anorganik berupa botol plastik bekas.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua RT 02 RW 14, Awaluddin Ahdal, merupakan bentuk dukungan konkret masyarakat terhadap program strategis Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), dalam mewujudkan Makassar Bebas Sampah 2029.
Program tersebut menekankan pentingnya pengelolaan sampah dimulai dari sumbernya, yakni rumah tangga, melalui budaya memilah sampah sejak dini. Botol plastik yang berhasil dikumpulkan warga selanjutnya akan disalurkan ke unit pengelolaan sampah untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi sebagai bagian dari penerapan konsep ekonomi sirkular.
"Kami ingin membuktikan bahwa warga RT 02 RW 14 siap menyukseskan visi Pak Wali Kota Appi untuk mewujudkan Makassar Bebas Sampah 2029. Sampah bukan lagi masalah, melainkan berkah jika dipilah dengan benar," ujar Awaluddin Ahdal.
Menurutnya, gerakan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa sampah memiliki nilai ekonomis apabila dikelola secara tepat.
Selain mendukung kebijakan Pemerintah Kota Makassar, langkah ini juga menjadi bagian dari kesiapan warga mengikuti kompetisi kebersihan antar-RT yang akan digelar Pemkot Makassar. Program tersebut menawarkan insentif bagi lingkungan yang dinilai berhasil menerapkan sistem pengelolaan sampah secara efektif dan berkelanjutan.
Melalui semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat, warga Minasa Upa optimistis dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mendukung terwujudnya Kota Makassar yang bersih, sehat, dan bebas sampah pada tahun 2029.
