Di Tengah Musibah, Pangdam XIV/Hsn Hadir untuk Warga Asrama Mattoanging Salurkan Bantuan dan Dapur Lapangan
SUARASULAWESI.COM, MAKASSAR – Kepedulian terhadap prajurit beserta keluarganya yang terdampak musibah kembali ditunjukkan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko. Turun langsung ke lokasi, Pangdam menyerahkan bantuan paket sembako dan air mineral kepada 29 kepala keluarga terdampak musibah kebakaran, sekaligus memastikan penanganan serta kebutuhan para korban terpenuhi dengan penyediaan tenda lapangan, dapur lapangan, dan tenaga kesehatan dari Kesdam XIV/Hasanuddin. Bantuan dan dukungan tersebut diberikan di Asrama Mattoanging, Jl. Opu Daeng Risadju, Kota Makassar, Kamis (3/9/2026).
Di hadapan para penghuni asrama, Pangdam menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang kembali terjadi berulang kali, “Saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap musibah kebakaran asrama ini. Ini sudah tiga kali kebakaran, tahun 2019, 2021, dan sekarang 2026. Kondisi lingkungan yang sangat padat dan kurang tertata tentu menjadi perhatian kita bersama,” ungkap Mayjen TNI Bangun Nawoko. Pangdam berharap musibah tersebut menjadi momentum untuk bangkit dan menata kehidupan yang lebih baik, sekaligus mengingatkan seluruh penghuni agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih kondisi cuaca yang panas dan lingkungan asrama yang padat dapat memperbesar risiko serta menyulitkan proses pemadaman.
Tak hanya memberikan bantuan, Pangdam memastikan kepedulian Kodam XIV/Hsn akan terus berlanjut dengan menanggung kebutuhan makan para warga terdampak selama tujuh hari melalui dapur lapangan yang telah disiapkan dan beroperasi. “Nanti akan saya tambah khusus dari Kodam, kita akan menanggung mereka untuk makan selama tujuh hari dan kita sudah mendirikan dapur dan sudah beroperasi,” tegasnya. Pangdam juga menyoroti kondisi Asrama Mattoanging yang dinilai sudah tidak layak huni meskipun berada di tengah kawasan perkotaan yang terus berkembang. “Asrama ini berada di tengah kota besar, sudah dikelilingi bangunan-bangunan yang sangat megah, namun kondisinya sudah tidak layak,” ujarnya. Hal tersebut menjadi perhatian untuk mendorong penataan dan penyediaan hunian yang lebih layak bagi para penghuni asrama ke depan.
