Ambil Formulir di DPC PPP Jeneponto, Maysir Yulanwar Tampil Gunakan Passapu'

SUARASULAWESI.COM, JENEPONTO - Masuk hari ke delapan, tepatnya Senin (13/05/2024) Ketua Yayasan Institut Turatea Indonesia (INTI) Jeneponto Maysir Yulanwar berkunjung ke Sekretariat DPC PPP Jeneponto untuk mengambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah (Cakada) 2024. 

Diterima secara langsung oleh Bendahara DPC PPP Jeneponto Faisal, Maysir Yulanwar membubuhkan nama dan tanda tangannya di buku pendaftaran dengan nomor urut delapan. Beliau sengaja datang secara langsung bersama tim kecil dengan maksud silaturahim.

“Silaturahim yang tulus tidak bisa diwakili,” ungkap Maysir sesaat setelah menyampaikan maksud kedatangannya. 

Proses pendaftaran tidak berlangsung lama. Dengan ramah, Faisal yang didampingi adik Ketua DPC PPP Imam Taufiq Bohari memberikan penjelasan singkat perihal tata cara dan persyaratan saat pengembalian formulir nanti. Tidak lupa mereka berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan pada partai berlambang Ka’bah ini, sekaligus berharap agar Maysir mengembalikan formulir sesuai jadwal.

Berpenampilan khas, berkemeja putih lengan panjang dengan Passapu’ merah di kepala, Maysir tampil beda. Bangga sebagai putra Turatea, Maysir hendak mengangkat kearifan lokal sebagai identitas pembangunan dan kemajuan.

“Passapu’ adalah simbol keberanian, perjuangan dan kebanggaan orang Makassar. Kesadaran untuk bergerak membangun adalah proses perjuangan, dan Jeneponto harus dibangun dengan keberanian,” jelas Maysir saat diminta alasannya memakai Passapu’ oleh awak media.

“Keberanian tidak bisa muncul dari hati dan tangan yang kotor. Kebanggaan sejati adalah saat mampu berguna untuk banyak orang. Jangan bangga jika menyusahkan, merampas hak orang lain apalagi negara,” tambahnya.

Sebagai Ketua Prabowo Subianto Center DPD Sulsel Maysir Yulanwar optimis bisa membangun Jeneponto dengan kekuatan PPP yang berbasis solid di Butta Turatea. Kekuatan itu terbukti, perolehan 5 kursi di Jeneponto merupakan kenaikan kursi dari jumlah sebelumnya.

“Saya senang dengan keramahan dan kesiapan panitia DPC PPP Jeneponto. Mereka menyambut kami dengan sigap, penuh kekeluargaan,” aku Maysir saat hendak naik ke kendaraannya.

Langkah strategis selanjutnya, Maysir Yulanwar yang juga merupakan editor buku “Negeri Kotor Surga Koruptor: Sejarah Terburuk Jeneponto” (buku yang berhasil merontokkan harapan penguasa korup untuk duduk sebagai bupati Jeneponto kala itu, sekaligus menghantar Iksan Iskandar mulus terpilih menjadi bupati periode 2013-2018 akan melakukan komunikasi dan lobi politik ke tingkat wilayah dan pusat.


(*RZ)
Editor : Deny
Lebih baru Lebih lama