BREAKING NEWS

Aib di Hari Kemerdekaan : SDN Mangkura III Makassar Diduga Jadikan Acara Agustusan Ladang Pungli, Ortu Siswa Tercekik!

SUARASULAWESI.COM - MAKASSAR - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di SDN Mangkura III Makassar yang seharusnya meriah dan penuh sukacita, kini malah berbuntut panjang dan memicu kemarahan.


Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan adanya dugaan pungutan liar (pungli) dengan dalih untuk membiayai acara HUT Kemerdekaan RI sebuah kebijakan yang dianggap memberatkan dan terkesan 'memaksa'.


Keresahan para wali murid ini mencuat setelah mereka diminta membayar sejumlah iuran dengan nominal yang cukup tinggi.


Pungutan yang diduga bersifat wajib ini mencakup beberapa pos pengeluaran, yaitu:

"Ini bukan sukarela lagi, tapi sudah seperti kewajiban. 


Banyak dari kami merasa dipaksa, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang," ujar salah seorang orang tua siswa yang memilih untuk tidak menyebutkan namanya. Minggu 03/08/2025


Pungutan ini sontak menimbulkan pertanyaan besar di kalangan wali murid, yang merasa bahwa beban pendidikan di sekolah tersebut semakin tidak terkendali.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala UPT SPF SDN Mangkura III Makassar, Ahmad Amiruddin, S.Pd, MM, yang berkantor di Jalan Botolempangan, No.65. Kelurahan Sawerigading Kecamatan Ujung Pandang belum memberikan tanggapan resmi.


 Namun, situasi ini sudah terlanjur memantik polemik di media sosial dan menjadi sorotan publik.


Para orang tua berharap agar pihak sekolah segera meninjau ulang kebijakan ini. 


Mereka mendesak agar perayaan kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara yang lebih sederhana dan tidak membebani siswa dan orang tua. 


Kejadian ini mencoreng semangat persatuan dan kebersamaan di lingkungan sekolah, dan menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi pengelolaan dana di institusi pendidikan.




Editor : Uchenk 



KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image