Serikat Buruh Menyegel Kantor DPRD Bantaeng, Tuntut Kejelasan Nasib
SUARASULAWESI.COM - BANTAENG - Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Serikat Buruh di Kabupaten Bantaeng berlanjut hingga hari ini.
Puncaknya, massa aksi nekat menyegel pintu masuk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantaeng sebagai bentuk kekecewaan.
Aksi penyegelan ini dipicu oleh tidak adanya kejelasan dan pertemuan langsung dengan pimpinan DPRD untuk membahas nasib para buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Kamis 11/09/2025
Menurut salah seorang perwakilan pendemo yang tidak ingin disebutkan namanya, aksi unjuk rasa ini akan terus berlanjut sampai tuntutan mereka terpenuhi. "Demo ini tidak akan berhenti sebelum ada solusi," tegasnya
.Massa aksi menolak alasan apapun jika hanya sebagian kecil anggota dewan yang hadir.
Edy, salah satu orator aksi, menyatakan bahwa penyegelan dilakukan karena mereka ingin bertemu langsung dengan tiga pimpinan wakil rakyat di DPRD Bantaeng. "Kami butuh jawaban yang jelas dari mereka," ujarnya.
Ia menambahkan, kantor DPRD akan dibuka kembali jika sudah ada kepastian yang jelas mengenai jadwal pertemuan dan penyelesaian masalah yang mereka hadapi.
Pihak Sekretariat Dewan (Sekwan) dan beberapa stafnya dilaporkan telah berupaya menghubungi ketiga pimpinan dewan.
Namun, menurut salah satu staf yang enggan disebutkan namanya, para pimpinan berhalangan hadir karena sakit.
Laporan : Sumarni
Ka Biro. : Bantaeng

